Senin, 22 Juni 2015

PEREMPUAN

Adalah makhluk yang diciptakan Allah dengan segala macam keterbatasan, diberikan kepadanya segala macam kerapuhan, kelemahan, dan sakit berulang-ulang kali. Tapi diberikan pula kelebihan dalam bertahan, bersabar, bertawakkal dan lembut atas segala macam kepedihan yang telah diberikan kehidupan.

Wahai engkau Perempuan yang diciptakan Allah untuk dimuliakan...

Memang... Tak banyak yang bisa dilakukan olehmu, sempit duniamu, kecil hatimu, lemah ragamu dan tak luas daya pikirmu dibandingkan laki-laki. Tapi ketahuilah dan senantiasa ingatlah dalam hatimu, sebaik-baik perempuan adalah yang mengenal keburukan dan kelemahannya kemudian berusaha menghapusnya dengan perilaku yang baik menurut Allah. Hiasilah hidupmu yang sempit itu agar menjadi surga yang memperindah laki-lakimu dan buah hatimu, besarkanlah jiwa dan hatimu dengan jerih payah yang telah engkau usahakan untuk kau persembahkan kepada laki-lakimu dan buah hatimu, perluaslah pengetahuanmu untuk mengantarkan buah hatimu pada hidup yang lebih cerah yang lebih cerah dari dirimu.

Wahai engkau Perempuan yang diciptakan Allah untuk dijadikan tauladan..

Ketahuilah dan ingatlah, seberat apapun beban kehidupan, tak akan memberatkan hidupmu, jika hatimu yang menjadi wadah akan segala macam masalah mempunyai kuantitas yang jauh lebih besar. Jadikanlah hatimu ibarat lautan, yang tak pernah meluap sekalipun terus diisi air sungai.Senantiasa besarkanlah jiwamu agar kau selalu menjadi tempat berteduh bagi laki-lakimu dan buah hatimu. Itu... Adalah wajib bagimu, wahai Perempuan...

Wahai perempuan yang diciptakan Allah untuk dimuliakan...

Dipuja khalayak ramai bukanlah kebanggaan atas engkau. Tugasmu hanya memperindah dirimu untuk laki-lakimu, dan memperindah bahteramu untuk buah hatimu. Selain itu, bukanlah tanggungjawabmu. Tak perlu kau risaukan dan kau pikirkan.

Wahai engkau perempuan yang dijunjung qodratnya oleh Muhammadku...

Senantiasalah berpikir tentang hakikat dirimu dan sebab penciptaanmu, karena hanya dengan itu, kau akan mendapat hidup yang mulia dan memiliki surga dengan sesuka hatimu. setinggi apapun derajatmu didunia, semulia apapun hidupmu, setinggi apapun perolehanmu, taat dan tunduk kepada sang pemilik tulang rusuk adalah wajib dan tak bisa dipungkiri dengan segala macam argumen.

Hawa diciptakan untuk menemani dan melengkapi Adam, bukan untuk mengatur hidup Adam dan berkuasa atas dirinya...

Hawa diciptakan untuk memperindah hidup Adam dan menghapus gelisahnya, bukan untuk menyusahkan dan memberatkan dirinya.

Hawa diciptakan untuk berjalan disisi adam dan menggandeng tangannya, bukan untuk memimpin dan menunjuk-nunjuk didepan wajahnya.

Hawa tercipta untuk melayani Adam, bukan untuk menjadi pemilik atas diri Adam. Karena Hawa adalah sebagian dari diri Adam...

Wallahu A'lam


Tidak ada komentar:

Posting Komentar